Review: Supernova - Akar

Judul: Supernova - Akar
Penulis: Dewi 'Dee' Lestari

Buku ini memang sudah ada sejak 9 tahun yang lalu tapi saya sendiri baru punya buku ini tahun 2011 hasil dari berburu di toko buku bekas di Jalan Semarang, Surabaya.
Waktu itu pemilik kios rela melepas Supernova's dengan harga enam-puluh ribu rupiah, untuk ketiganya. Girang! So pasti, karena hasrat saya terpenuhi, haiyah..
Oke, cukup sekian tentang saya, let's start review The Root ^_^v


Tokoh utama di seri kedua ini adalah - Bodhi (saya lebih suka menyebut dia backpacker ketimbang biksu, hehe..)


Bodhi is amazing - kalo saja dia beneran hadir di kehidupan nyata - saya pasti jatuh cinta sama dia. Yah, selain karena orang-nya cuek-apa-adanya - he's so shiny too (lupakan sementara masalah kepala plontosnya)

Review: Totto Chan's Children: A Goodwill Journey to the Children of the World

Judul: Totto Chan's Children: A Goodwill Journey to the Children of the World
Penulis: Tetsuko Kuroyanagi

Salah satu Prolog dalam buku Totto Chan's Children:



Disebuah desa tak bernama di Tanzania
Ada anak-anak yang tak bisa berpikir atau bicara
Otak mereka rusak karena kekurangan gizi
Mereka bahkan tak bisa berjalan
Mereka hanya bisa merangkak
Kepala desa yang sudah tua berkata padaku
"Miss Kuroyanagi, saat Anda kembali ke Jepang
ada satu hal yang saya ingin Anda ingat:
Orang dewasa meninggal sambil mengerang, mengeluhkan rasa sakit mereka.
Tapi anak-anak hanya diam, mereka mati dalam kebisuan, di bawah daun-daun pisang,
mempercayai kita, orang-orang dewasa"

Membaca buku ini benar-benar bikin hati pedih, melebihi rasa kalau lagi patah hati. Disini Tetsuko menceritakan pengalaman-nya mengunjungi sejumlah negara saat dia menjadi Duta Kemanusiaan UNICEF pada tahun 1984 - 1997. Disana dia bertemu dengan anak-anak yang menderita

Review: Ulysses Moore #1: Pintu Waktu

Satu kata buat seri Ulysses Moore: Awesome..! (Keren)

Dari tampilan luarnya aja kita udah bisa ngasih pujian (padahal kaan, ada pepatah Don't Judge A Book From Its Cover) tapi yaahh, anggap aja yang satu ini pengecualian ^_^v

Jujur, saya pribadi terpesona sama packaging-nya (Hard Cover) dengan ilustrasi gambar yang pas (gak terlalu childish juga gak terlalu creepy untuk ukuran buku misteri), belum lagi gambar-gambar yang dibuat berupa sketsa, benar-benar menghidupkan kesan misteri didalamnya, membuat kita semakin penasaran untuk mengikuti setiap lembar ceritanya.

Cerita ini sendiri berawal ketika Keluarga Covenant pindah ke Kilmore Cove bersama kedua anaknya dan menempati sebuah rumah besar yang di beri nama Argo Manor oleh pemiliknya, Ulysses Moore. Kepada Nestor, si Penjaga Rumah inilah Argo Manor dititipkan. Keberadaan Ulysses Moore sendiri masih merupakan misteri, isu beredar bahwa Moore sudah meninggal, tapi Nestor sendiri tak mau banyak bicara mengenai majikannya itu.

Review: Gadis Korek Api

Judul Buku : Gadis Korek Api dan Dongeng-Dongeng Lain
Penulis : H.C. Andersen



Gadis Korek Api merupakan buku yang terdiri dari 10 kumpulan dongeng karya H.C. Andersen, penulis legendaris dari Denmark. Sebagian dongeng yang dimuat di sini sudah sangat familiar, seperti Kisah Cinta Putri Duyung Kecil, Thumbelina, Gadis Korek Api, Baju Baru Kaisar, dan juga Anak Itik Buruk Rupa. Namun ada juga beberapa cerita yang masih jarang terdengar, seperti Angsa-angsa Liar, yang bercerita tentang seorang puteri yang dipisahkan dari kesebelas kakak laki-lakinya yang telah disihir menjadi angsa liar.
Designed by FlexyCreatives