Review: Shakespeare's Landlord (Lily Bard #1)

shakespeare landlord


Judul: Lily Bard #1: Shakespeare Landlord
ISBN: 9789791924092
Penulis: Charlaine Harris
Penerbit: Kantera
Tahun terbit: Januari, 2011
Tebal: 208 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Kategori: Mistery-Thriller


Saya agak lambat menyelesaikan bacaan satu ini, pertama karena teralihkan oleh tumpukan buku yang lain dan memusatkan pikiran ke daftar reading challenge or baca bareng BBI yang kudu dirampungkan terlebih dulu, so - ada kurleb 1 bulan baru bisa selesai baca buku ini.

Well, alasan saya mengambil buku ini di rak perpus adalah karena tampilan cover dan judulnya yang menarik, kesannya misterius dan ceritanya seru. And yes, again. Don't judge a book from it's cover.
"Selamat datang di kota kecil Shakespeare's, Arkansas"

Terjadi pembunuhan terhadap diri Pardon Albee, pemilik apartemen Shakespeare Garden. Tidak ada seorangpun yang mengetahui siapa pelakunya, tidak juga Lily Bard, seorang cleaning lady. Pekerjaan Lily adalah membantu para penghuni apartemen dan orang-orang yang membutuhkan jasanya untuk membersihkan tempat tinggal mereka.

Cerita ini bermula ketika suatu malam Lily dengan tidak sengaja menemukan sesosok mayat di sekitar tempat tinggalnya, Lily mengenal mayat itu, dia adalah pemilik apartemen, Pardon Albee. Karena tidak bisa membiarkan mayat orang yang dikenalnya ditinggalkan begitu saja, Lily menghubungi salah satu penghuni apartemen, seorang kepala polisi, Claude Friedrich. Disinilah cerita ini mulai berjalan.

Lily yang selama ini dikenal introvert, tomboi dan cuek, ternyata menyimpan masa lalu yang kelam, amat sangat kelam sehingga mengharuskan dia untuk meninggalkan kota tempat tinggalnya dan memilih menetap di Arkansas. Sehari-harinya Lily disibukkan oleh rutinitas yang monoton. Bekerja, berlatih karate, belanja bulanan, dan tidur, itu saja, bahkan untuk bersosialisasipun dia tidak ada waktu. Hingga suatu ketika, saat dia menemukan mayat Pardon, keteraturan hidupnya mulai terusik, dan apa yang di takutkannya selama ini menjadi nyata, masa lalunya yang berusaha disembunyikan dari orang-orang secara tidak sengaja telah diketahui oleh beberapa orang di Shakespeare, dia yang selama ini menutup diri dan tidak berniat beriteraksi sosial dengan orang-orang, kali ini terpaksa harus dilakukannya, Lily bahkan terlibat dalam hubungan asmara dengan sensei-nya, Marshall Sedaka yang masih berstatus suami orang. Apa sebenarnya yang terjadi dengan masa lalu Lily, siapakah pembunuh Pardon Albee, apakah salah satu penghuni apartemen atau justru Lily sendiri pelakunya?

Sesuai dengan judulnya - Lily Bard Mysteries - hampir keseluruhan buku ini menceritakan tentang Lily atau paling tidak dari sudut pandang Lily seorang, seolah-olah kita sedang membaca buku harian Lily. Saya tidak menyalahkan penulisnya karena membuat jalan cerita yang begitu lambat, karena memang sesuai dengan karakter tokoh utama, Lily, dia adalah karakter yang cuek, lagipula dia adalah cleaning lady, what do you expect? Jadi yah, jangan harap kalau kita akan disuguhi adegan penyelidikan atau teka-teki seputar siapa pelaku pembunuhan berikut motif pembunuhnya. Again, Lily Bard isn't a detective, she's just a cleaning lady. That's it.

Enjoy your coffee, take a seat and read calmly. At the end of the story you'll soon find out, who's the murder.

Happy reading ^_^

Potingan ini diikutsertakan dalam event: New Author Reading Challenge dan Mystery Reading Challenge

Designed by FlexyCreatives