Review: Mitologi Aztec

Judul: Mitologi Aztec
Penulis: Michael A. Schuman
Penerjemah: Farihatul Husniyah
Penerbit: Oncor Semesta Ilmu
ISBN: 9786029682881
Tahun: 2011, Cetakan I
Tebal: 118 hlm


Apa yang terlintas pertama kali ketika mendengar kata Aztec? Saya? Aztec itu salah satu suku kuno di negara barat yang biasanya sering dijadikan tema atau icon video game. Pengetahuan saya tentang bangsa Aztec memang memalukan, tapi itu kan dulu, tidak setelah saya baca Mitologi Aztec karya Michael A. Schuman.
Dalam bukunya tersebut, Michael tidak hanya menjelaskan tentang kehidupan dan mitos-mitos dari bangsa Aztec melainkan juga bangsa Maya yang memiliki sejarah lebih panjang daripada bangsa Aztec. Kedua bangsa ini sama-sama mendiami wilayah Mesoamerika sampai kemudian bangsa Spanyol menyerang daerah tersebut sekitar tahun 1500-an dan sebagian besar dari penduduk Aztec dan Maya bermigrasi hingga ke wilayah Semenanjung Yucatan (saat ini dikenal dengan Mexico) dan Guatemala, karena serangan itu perlahan-lahan kejayaan bangsa Aztec dan Maya berhasil dihancurkan dan dikuasai oleh bangsa Spanyol.

Bangsa Aztec merupakan pendiri sebuah peradaban besar namun sangat singkat, di daerah Mexico bagian tengah dan merupakan keturunan suku Toltec, suku yang sangat suka berperang. Pada abad 10M, suku Toltec membangun sebuah kota besar bernama Tula sampai ke daerah yang sekarang ini disebut Mexico. Sementara itu, bangsa Maya memiliki sejarah yang lebih panjang dari bangsa Aztec. Peradaban bangsa Maya telah mencapai titik puncaknya selama Periode Klasik, sekitar tahun 300-900M. Selama periode ini orang-orang Maya telah membangun kota-kota besar, kuil, piramida dan istana.

Melalui buku ini kita dapat mengenal bangsa Aztec dan Maya lebih jauh, lewat kisah-kisah warisan yang diyakini kedua bangsa tersebut sebagai asal-usul leluhur mereka, kita diajak untuk bersentuhan dengan kebudayaan, kepercayaan hingga terbentuknya sebuah peradaban di kedua bangsa itu.

Jujur saja, saya sampai terheran-heran sendiri dengan mitos bangsa Aztec dan Maya, karena jika dibandingkan dengan keadaan yang modern saat ini, mitos yang dianut oleh bangsa Aztec dan Maya pada masa itu, benar-benar sulit dipercaya, bagi saya malah cenderung aneh dan tidak masuk akal. Tapi itulah mitos dan kepercayaan yang diyakini bangsa Aztec dan Maya, bagaimanapun juga peradaban kedua bangsa itu pernah ada dan masih bisa ditemui sisa-sisa peninggalannya di beberapa negara seperti, Jerman, Paris, Perancis, dan New York.
"There’s nothing is impossible."

Poskan Komentar

Designed by FlexyCreatives