Review: Tears in Heaven


Judul: Tears In Heaven
Penulis: Angelia Caroline
Editor: Alit Tisna Palupi
Ilustrator: Levina Lesmana

Tears in heaven menceritakan tentang persahabatan antara Tania, Kayla, Brian, Marvin dan Nathan. Tokoh utamanya adalah Nathan, cowok blasteran yang tinggal berdua dengan Ibunya, dan Kayla, cewek mungil yang menyukai segala sesuatu tentang Jepang.

Diceritakan di awal cerita bahwa Nathan mengidap kanker, karena itu dia terpaksa harus pindah ke Jakarta untuk mendapat pengobatan yang lebih intensif. Dan itu berarti dia harus tinggal dengan Ayahnya, yang tentu saja itu bukan pilihan menyenangkan bagi Nathan. Nathan masih belum bisa menerima kenyataan bahwa Ayahnya lebih memilih meninggalkan dirinya dan ibunya demi orang lain, dan sekarang dia harus tinggal dirumah keluarga baru Ayahnya, dengan ibu dan adik tirinya.


Diluar masalah masa lalu yang harus Nathan hadapi, dia cukup terhibur dengan hadirnya sahabat-sahabat barunya, Tania, Marvin dan Brian - mereka adalah teman sekelas Nathan. Sedangkan Kayla, bisa dibilang cinta pandangan pertama Nathan -diantara ke empat sahabatnya, Kayla adalah yang paling rajin menemani Nathan dan selalu ada untuk menguatkan Nathan menghadapi penyakitnya.

Sebagian besar ceritanya memang berkisah tentang keseharian Nathan, Kayla dan teman-temannya di sekolah. Jujur saya sedikit jenuh, karena mungkin ini bukan genre bacaan saya. Tapi itu tidak seberapa yang membuat shock adalah ketika saya sampai di Bab 26 - dibagian itu identitas Kayla terungkap. Nah, dari sinilah, saya mulai ngga bisa tenang menikmati cerita ini sampai akhir.

So, I think that's all I can say about this book.

Rating: 3/5



My thoughts:
Beberapa review, bilang SUKA sama novel debut yang satu ini - mungkin karena bacaan ini pas sesuai umur mereka (teenlit), kalau saya - kebetulan saya suka yay! prok-prok-prok Meski ide ceritanya sudah umum, yaitu si tokoh utama kena penyakit kanker - and I guess we know how it ends. Tapi bagaimana penulis mengambarkan setiap karakternya itu yang bikin saya suka novel ini - bacaan ringan yang bisa dibaca disela-sela kesibukan saya breastfeeding.

Saya sih sudah berjanji sama diri sendiri - kalau saya tidak akan membahas kekurangan minor atau ketidaksukaan minor saya pada suatu karya penulis - jadi soal typo dan inkonsistensi yang menurut saya it's okay - tidak akan saya bahas disini, unless it really disturbing and need to be conveyed.

Bab. Terlalu banyak pembagian bab untuk novel setebal 345 halaman. Tebak berapa bab? 30 Bab temans' itupun tidak termasuk prolog dan epilog #oemji. Saya anggap ini berlebihan, bahkan ada satu bab yang hanya berisi narasi sepanjang 5 halaman or 3 lembar (jangan paksa saya menghitung jumlah per katanya juga, trust me I can do that)

Untuk covernya, (lagi-lagi) saya harus jujur, kalo saya kurang suka sama cover novel ini. Pemilihan jenis font-nya itu loh, ngga ngeblend sama cover yang sudah cantik dan cakep ini, ibarat kata rusak susu sebelangga karena nila setitik #tsaah dan itu hanya gegara font dan penempatannya yang kurang pas (menurutku) #cakarcakar. Owh, satu lagi - ilustrasi tetesan air di setiap awal bab, cukup mengganggu penglihatan membaca (nih penampakannya).


"Nath, being strong is not about being fearless. It's about admitting your fears and deal with it. Please Nath, I just want you to do your best." (hal. 189)

[Secret Santa] Buntelan + Riddle


Tet-tot-tet-tot
Saya lagi #feelingexcited - kenapa? Karena saya bisa ikutan dengan serombongan teman-teman BBI yang beberapa waktu lalu menggelar event Secret Santa, ini pertama kalinya lho saya ikutan (klo ngga salah sih ini sudah event ketiga yang digelar oleh BBI, wah, hebat yah ^_^, semoga tahun depan masih tetep ada) #amien

Oke, jadi di postingan kali ini, saya harus posing mengenai kado buku apa yang saya dapat dari my Secret Santa plus riddlenya - langsung saja yah:

#pixlrholiday
Riddle-nya manah? Ini dia riddle dari Secret Santa-ku
DEAR WINDA, MAY THIS 'LITTLE PRESENT' GIVE YOU JOY...
"Who am I ?"
Just ASK my friends here

"Great minds have purpose, others have wishes. Little minds are tamed & subdued by misfortunes, but great minds rise above them" , , , ,

"The person, be it gentleman or lady, who has not pleasure in a good novel, must be intolerably stupid" , ,

"I believe that it is as much a right & duty for women to do something with their lives as for men & we are not going to be satisfied with such frivolous parts as you give us" , , , , ,

"It's our choices...that show what we truly are, for more than our abilities" , , ,

"I am simply a book drunkard...books have the same irresistible temptation for me that liqour has its devote. I cannot with stand them" ,

I HAVE ALWAYS IMAGINED THAT PARADISE WILL BE A KIND OF LIBRARY - JLB 
Kalo kamu, apa kadonya?
To My Secret Santa - thank you so much for this Little Present - I do love it *kiss and hugs*

Oia, klo ada yang berminat bantuin saya mecahin riddle dari my Secret Santa - saya dengan senang hati menyimak lhooo #butuhbocoran

Oke, tunggu review buku ini akhir bulan depan yah..
See you again ^_^

Telling Tuesday #1

http://www.thelittlepresent.blogspot.com/2013/12/telling-tuesday-desember-giveaway.html

Hallow, salam kenal - saya pendatang baru nih di Telling Tuesday, memang sengaja ikutan karena ada giveawaynya #jujur - tapi awalnya gimana saya bisa stranded di blog The Little Present, karena sedang kepo mencari tahu siapa sang Secret Santa yang sudah berbaik hati ngirim buntelan ke saya #feelingexcited.

Dan karena postingan Telling Tuesday dengan kata GIVEAWAY ada di urutan pertama, jadi deh saya langsung pengen ikutan ^_^ besides saya juga sedang dalam proses nyusun buku yang akan saya baca selama satu tahun kedepan - nah, kenapa ngga sekalian aja saya ikutan meme kece yang di host oleh @yuuCaaaa a.k.a Yuliana ini ^_^

Oke, langsung aja..
Buku yang sukses saya baca bulan November lalu:
1. My Boyfriend Wedding Dress
2. Montase
3. Percy Jackson #3: The Titan's Curse
4. Percy Jackson #2: The Sea of Monster
5. Secret Admirer
6. The Way We Were

Nah, kalau yang saya baca sekarang, kado dari Secret Santa #feelingexcited:
1. Percy Jackson #5: The Last Olympians

Buku yang akan saya baca bulan Desember ini, semua buntelan dari @GagasMedia event #GagasDebut bulan lalu:
1. Unfriend You
2. Kei
3. Beauty Sleep
4. Tears in Heaven
5. Aku Tahu Kamu Hantu
6. Lampau
7. Hatimu
8. My Cup of Tea

Nah, that's my list - what about you?

Year End Giveaway..Ahoy!

Seperti yang sudah saya janjikan beberapa posting yang lalu *maaf saya baru sempat posting hari ini*
Saya akan mengadakan giveaway sebagai perayaan berakhirnya tahun 2013, apa saja sih buku yang akan saya bagikan..ini dia:
1 Novel - One More Chance by Ninna Rosmina
1 Novel - Selamat Datang, Cinta by Odet Rahmawati
1 Novel - Hatimu by Salsa Oktifa
1 Novel - Secret Admirer by Karissa Rakmavika

Cuman dikit yah? Tenang aja, minggu depan akan ada giveaway lagi, pokoknya sampai nanti akhir tahun 2013, saya akan bagi-bagi buku GRATIS. Oia, info tambahan - buku yang saya hadiahkan adalah dari rak buku saya, kondisi sudah tersampul plastik dan baru dibaca sekali (karena ini kewajiban) dan ada stempel dari penerbit, kalau buku tersebut tidak untuk dijual (kalau di bagikan sebagai hadiah boleh). So, kalo masih berminat pengen ikutan giveaway - silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:



Semoga beruntung yah ^_^

Review: Camar Biru



Judul: Camar Biru
Penulis: Nilam Suri
Editor: Gita Romadhona & eNHa
Penerbit: Gagas Media

"Cinta tak selalu tepat waktu"
Camar Biru berkisah tentang Nina dan Adith, kedua sahabat yang berteman baik sejak kecil karena mereka dulunya bertetangga. Prolog cerita ini, cukup bikin saya tercengang dan makin penasaran pengen baca sampe ke halaman terakhir - suer!

Check this..
"Hari ini 10 tahun, Dith. So?"
"Namanya juga sumpah, nggak boleh dilanggar. So, let's us get married."
"Let's"
Naaahh, kaget kan kalian klo udah disuguhin hal seperti itu di halaman awal? Kalo saya sih kaget dan malah penasaran banjeett sama ceritanya, ini kok tahu-tahu mereka mau nikah, ada apa sih? Oia, tadi saya sudah bilang kan kalau Nina dan Adith itu teman masa kecil dan masih berteman sampai besar?

Cerita ini diawali dengan Adith dan Nina yang saling mengingatkan bahwa malam itu sudah genap 10 tahun, sejak mereka mengucapkan janji dalam keadaan mabuk (dan thank GOD mereka masih mengingat bahwa mereka pernah saling mengucap janji dan sepakat). Adith berjanji pada sahabat masa kecilnya, Nina. Jika 10 tahun yang akan datang dia (Nina) belum juga punya pacar atau menikah, maka Adith yang akan menikahinya.

Lalu apa setelah itu mereka berdua akhirnya menikah dan disibukkan dengan urusan pernikahan - hapus semua bayangan itu dari pikiranmu temans' karena jujur, cerita selanjutnya tidak seperti yang kalian semua bayangkan, bahkan endingnya sekalipun. Ugh! I really love Nilam' *kiss*

Adith dan Nina tidak menikah - setidaknya tidak secepat itu sodara-sodara. Masih banyak permasalahan yang harus mereka selesaikan sebelum mulai membahas soal pernikahan. Cerita ini banyak menceritakan tentang masa lalu Adith dan Nina, awal mula bagaimana Adith dan Nina bisa bertemu dan bersahabat hingga sekarang.
***
Nina, si bungsu, mengalami kesedihan mendalam akibat ditinggal pergi oleh kakaknya, Narendra, dalam sebuah kecelakaan mobil. Sang Ibu yang juga merasa terpukul karena putra kesayangannya direnggut paksa, menyalahkan Nina atas kematian Naren, perlakuan Ibunya yang semakin buruk membuat Nina terpaksa pergi dari rumah dan tinggal seorang diri selama bertahun-tahun. Saat itu hanya Adith, sahabat masa kecilnya yang selalu memperhatikan dan menjaga Nina.

Suatu hari Nina dan Adith berkunjung ke rumah orangtua Nina, untuk menyampaikan rencana pernikahan mereka sekaligus meminta restu keduanya. Seolah bisa mengetahui apa yang akan terjadi, Nina tidak terkejut dengan reaksi kedua orang tuanya yang tidak terlalu peduli dengan keputusan dan dengan siapa anak gadis satu-satunya akan menikah, meski begitu Nina tidak bisa tidak marah dan akhirnya bergegas pergi dari rumah begitu saja.
***
Adith yang sudah mengenal Nina dari kecil dan merasa dirinya tahu segala-galanya tentang gadis itu, tapi setelah kunjungannya ke rumah orang tua Nina, tempo hari, membuat Adith merasa tidak mengenal Nina, dia juga harus dikejutkan dengan kenyataan pahit - bahwa dirinya sama sekali tidak tahu mengenai rahasia yang sudah bertahun-tahun dipendam oleh Nina, rahasia besar yang selama ini menyiksa Nina dan membuat gadis pujaannya itu berubah drastis 180 derajat, rahasia yang membuat gadis pujaannya selalu terbangun di tengah malam sambil menangis. Ketika akhirnya Adith mengetahui rahasia itu, dirinya begitu marah dan bimbang, apakah dia harus tetap bertahan disisi Nina ataukah melepaskan Nina? Bagaimana dengan janji yang sudah mereka ucapkan? Bagaimana dengan Camar Biru?
***
Di sisi lain, Nina juga harus berjuang untuk bangkit dan menyelesaikan masalah yang selama ini selalu menggangu tidurnya, dia tidak ingin terus menerus bergantung pada Adith. Sudah terlalu banyak yang Adith berikan untuk kebahagiaan Nina, dia tidak ingin lagi menyusahkan Adith. Nina merasa dia harus mulai bercerita pada seseorang, tentang rahasia yang selama ini dipendamnya, tapi apakah Adith akan bisa menerimanya? Disaat yang bersamaan, Sinar, cinta masa kecilnya dan juga kakak kandung Adith, yang menghilang ke London begitu lama, tiba-tiba saja menghubungi Nina. Sinar menawarkan cinta pada Nina, akankah Nina sungguh-sungguh meninggalkan Adith?

Baca kelanjutan ceritanya yaaahhh..ngga seru dong klo saya beberkan semua disini ^_^

Rating: 4/5


My thoughts:
Wow!! I really love this book! Suka banget sama ceritanya. Adowh..suer deh.

Pertama kenapa saya tertarik membaca novel ini, adalah karena nama penulisnya - namanya itu magis gimana gitu #plak Idiihh..ngga percaya, seriusan! Kedua, karena judulnya. Tumben kan saya ngga tertarik sama covernya, eits. bukan karena covernya jelek - bagus kok, tapi bukan itu yang bikin saya pengen baca novel ini. Saya bukan tipikal yg suka baca sinopsis untuk buku lokal (penulis Indonesia), jadi jangan tanya saya sinopsis bukunya, saya ngga tahu, bahkan saya belum baca *padahal sudah selesai baca bukunya*

Saya suka konflik yang ada di novel ini, tentang Nina dan perjuangannya keluar dari masa lalu yang mengerikan, bagaimana Nina menghadapi kehilangan kakak laki-laki, yang selama ini selalu melindungi dan menjaga dirinya, juga bagaimana Nina menghadapi kehancuran harga dirinya seorang diri dan tidak membagi kesedihannya kepada siapapun, tidak juga kepada orang tuanya dan sahabat terdekatnya. Entah kenapa saya seolah bisa nyambung dengan karakter Nina dan bisa memahami dirinya, apa karena ada satu-dua cerita Nina yang juga saya alami atau karena memang penulis mampu membuat kita berempati terhadap Nina, karena diceritakan dari POV 1, atau, apapun itu saya suka.

Saya suka dialog antar tokohnya, menyenangkan membaca dialog antara Adith dan Nina, dan bagaimana setiap tokoh menceritakan kisahnya ^_^
Oh, iya saya juga suka deh sama pilihan profesi untuk kedua tokoh itu, Adith dan Nina - duh, si penulis benar-benar resmi jadi salah satu penulis idola saya deh

Nah, kalo yang saya kurang suka di novel ini - umm..panggilan Adith untuk Nina -__-" masa cewek cakep-cakep dipanggil "kunyuk" sihh.. *ngambek* #eh

Tapi selebihnya saya suka semuanya ^_^
I bet you'll love Camar Biru by Nilam Suri
Ngga sabar pengen baca karya lainnya dari Nilam Suri - semoga saja ada lanjutan cerita Adith dan Nina - saya jatuh cinta lho sama Adith dan Nina, uhm sama..Sinar dan Denish juga ^_^

Please Nilam, make another story about them, okay? Promise? #nodong ^_^

[Re-Blogged] Meet & Greet with Nina Ardianti by Biondy

Selamat siang yang cerah..

Gegara nama Biondy banyak yang menyebutnya hari ini - saya pun jadi kepo deh pengen mampir ke rumahnya (red: blog A Life) dan (alhamdulillah) nemu postingan yang mencuri pandangan mata yang kece inih. Saya ngga mau spoiler disini dong yah soal isi postingan Biondy, tapi klo dilihat dari judulnya sudah bisa ditebak - bahwa si empunya blog A Life, a.k.a Biondy, berhasil bertatap muka sama penulis novel Restart, Nina Ardianti dan sempat berfoto juga - aiiyaaa..seneng sekali *saya aja sampe sekarang belum pernah tuh ketemu sama penulis yang buku-bukunya saya baca* #sedih.

Lalu kenapa dong postingan ini saya bikin klo ngga mau cerita tentang apaan? #dikeplak

Oke, okeh..jadi ceritanya Biondy itu ketemu sama Mbak Nina di acara "Meet and Greet with Nina Ardianti" yang diadakan oleh Gramedia Tunjungan Plaza, (kapan?! kok aku ngga tahu? iya, kamu kuper soalnya) acaranya tanggal 23 November 2013, lalu. Biondy yang ikut acara meet and greet berhasil merangkum hasil tanya jawab dan berbaik hati menceritakan ke kita lho apa aja sih yang di tanyakan sama Mbak Nina. Nah, ngga cuma itu, rupanya Biondy juga berbaik hati membagikan Novel Restart - for FREE. Ayoh, jangan sampai ketinggalan, siapa tahu nama kamu yang beruntung.

So, so..apalagi? Yah, udah itu aja, kalau mau versi lengkapnya - gih monggo mampir ke blog Biondy (Sang Juara kita) plok-plok-plok..

Oia, sampe lupa..
Selamat yah Biondy, for you luck, duh, I envy you deh, klo bingung ngabisin vocernya, sini aku bantuin #laludisambithostyanglain

The Winner - Birthday Giveaway


Yuhuu..
Maafkeun..saya baru posting di tengah hari seperti ini, yah saya masih berduka perihal kecelakaan kereta di Bintaro, beberapa hari yang lalu *sedih*
Semoga, keluarga dan kerabat korban yang meninggal dan mengalami luka-luka, diberi kesabaran dan kekuatan yah *sedih* - musibah itu memang bukan kehendak kita semua tapi semata-mata kuasa Allah, SWT.

Okee..
saya kok curiga jadi kultum nantinya..

Sudah jelas kan yah, di judulnya, kalau postingan ini untuk mengumumkan siapa saja sih yang beruntung di giveaway yang bulan lalu saya dan rekan-rekan blogger saya adakan, jeng-jeng.. *drumroll*

    1 Voucher Buku senilai Rp. 50.000,- (sponsor dari Open Trolley ID) - Delta Yordani (@DeltaYordani)
    1 Voucher Buku senilai Rp. 50.000,- untuk berbelanja di BabeBukuShop - FJ Ismarianto (@FJrean)
    2 Paket Buku untuk 2 orang pemenang -- 1 paket berisi 2 buah novel - Ila Aulia (@ilaciouss) dan Astri Nardi (@astri_nardi) - paket buku yang saya berikan adalah Novel Hisrom dari Penerbit Dastan, kondisi Segel


Dan yang paling ditunggu-tunggu, nama yang beruntung mendapatkan voucher buku senilai IDR 500.000,- adalah *te-tot-te-tot* >> kunjungi blog sang Host Blogoversary Giveaway ini kalau pengen tahu, here's the link <<


 

Selamat bagi yang beruntung, saya ucapkan terima kasih banyak bagi yang sudah dengan suka cita mengikuti rangkaian November Blogoversary inih - terima kasih banyak juga saya sampaikan buat new follower blog roempibuku, I appreciate you all *kiss* dan ngga ketinggalan, terima kasih banyak buat Mbak Yuska, yang sudah berbaik hati mengadakan event besar inih dan saya bisa ikut ambil bagian, jadi ngga sabar pengen segera tahun depan #eh ^_^

Untuk yang belum beruntung - keep fighting! bukan karena kurang beruntung sih klo menurut saya, tapi lebih banyak karena faktor kurang memperhatikan syarat yang diminta >> kalau di minta untuk follow ya di follow dong yah, jangan cuma klik sudah follow padahal belum, sama halnya dengan komen di post, ternyata setelah di check, ngga komen *ugh, sedih* karena jadi banyak banget yang namanya di coret karena salah dua syarat ngga di penuhi. But, please don't be sad - masih ada banyak kejutan lainnya menanti di blog ini, please do come back ^_^

So, untuk yang namanya tertera diatas tolong kirimkan data diri ke email: merahbatako@gmail.com, ditunggu sampai 2 x 24 jam  - kalau tidak ada balasan, hadiah akan dialihkan ke nama berikutnya.

See you next time ^_^

Review: Selamat Datang, Cinta


Judul: Selamat Datang, Cinta
Penulis: Odet Rahmawati
Editor: Mita M. Supardi
Desain Sampul: Levina Lesmana
Penerbit: Gagas Media

Ahh..saya suka sekali cover-nya..bahkan langsung saya sampul plastik sebelum keduluan kotor atau 'kecelakaan lain menimpa' , ketekuk misalnya. Tapi, sayang yah..kesukaan saya tidak sebanding dengan jalan cerita atau isi bukunya #nangisdipinggirjurang

Cerita ini menceritakan tentang, Alona, seorang wanita yang kesepian karena ditinggal pergi oleh orang-orang yang dia sayangi, dan Bastian, sahabat Alona yang memiliki masalah keluarga, dan begitu membenci Indra - Ayahnya.

#glek #minumsunlight

Suatu hari Bastian kabur dari rumahnya yang di Jakarta ke Yogyakarta, tempat sahabat masa kecilnya tinggal. Alona. Hubungan mereka tetap akrab meski ada perbedaan jarak tempat tinggal. Bastian kabur dari rumah karena ada masalah keluarga yang harus dihadapinya, hubungan dengan Sang Ayah sangat tidak harmonis, tidak pernah harmonis malah, dan di malam sebelum kepergian Bastian dari rumah, anak dan ayah itu bertengkar hebat.

Well, singkatnya, Bastian menginap di rumah Alona sampai beberapa hari, hingga Dira, ibu Bastian datang kerumah Alona, untuk mengajak anak semata wayangnya itu pulang ke Jakarta. Disisi lain, Alona memiliki masalah yang membuatnya kehilangan keceriaan selama 3 tahun belakangan ini. Selain ditinggal pergi oleh kedua orangtuanya dalam kecelakaan mobil - dia juga harus di tinggalkan begitu saja oleh Galih, kekasih yang berjanji akan menikahinya. Lengkap sudah sakit hati yang dialami Alona, kesepian dan kesedihan rupanya enggan beranjak dari kehidupan Alona, hingga Bastian datang ke rumah Alona dan mampu menghibur dirinya. Ehm, lebih tepatnya saling menghibur. Alona to Bastian, Bastian to Alona. Setelah ini, pasti sudah bisa menebak bagaimana ending cerita ini, kaaann?

"Aku pernah mencintai kamu dengan cara yang paling sederhana. Maka aku pun ingin melupakan kamu dengan cara yang sama" (hal. 148)

"Begitupun dengan kehidupan, kita butuh rasa pahit untuk tahu rasa manis itu seperti apa. Kita butuh hal lain untuk mengerti arti kehidupan. Senang, sakit, sehat, bahagia, senyum, tawa, menangis, kecewa, kebersamaan, dan kehilangan..." (hal. 114)
Jika kamu sedang sengang dan butuh bacaan untuk melengkapi RC, silahkan baca buku ini. Oia, bagi yang berminat mendapatkan buku secara GRATIS dari Saya - jangan lupa ikuti giveaway yang akan saya adakan yah, kapan? Besok! Tunggu postingan saya besok, wokeh.

Rating: 2/5

Saya kesulitan harus mereview apa dari novel yang covernya bikin saya jatuh hati ini. Oia, isinya tentu saja.
Ini pendapat saya mengenai novel ini..Saya kurang suka. Kenapa?
Saya ngga suka orang tua dipanggil hanya dengan nama depan mereka. Narator memanggil Ayah dan Ibu Bastian dengan menyebut nama depan mereka, tapi tidak dengan Nenek Bastian. Which is weird #imo.

Belum sempat Bastian menamatkan ucapannya, sudah terhenti dengan mendaratnya sebuah pukulan keras dari Indra di pipi kirinya... (hal. 41)

Dira menggelengkan kepala. Batinnya begitu hancur karena semua orang berbicara dengan nada tinggi. Karena anak dan suaminya sama-sama tidak peduli dengan perasaan Dira yang terluka. (hal. 41-42)
Kedua, novel ini minim dialog - amat sangat minim. Justru yang banyak adalah dialog dengan diri sendiri, seolah masing-masing tokoh sibuk berbicara dengan kembarannya.
membaca novel ini saya merasa di ceramahi #tepoktangan #hore dan sepertinya penulis berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan pembaca dan berkali-kali mengingatkan, bahwa "kehidupan itu harus disyukuri, janganlah bersedih dengan segala kemalangan yang menimpa kita"

Satu lagi, satu saja..
Inkonsistensi, atau ketidakselarasan antar paragraf.
Di bab tujuh (hal. 89), dijelaskan bahwa Bastian mematikan ponselnya karena dia sedang tidak ingin diganggu oleh email dan sms yang masuk, karena Bastian sedang dalam perjalanan menyelesaikan masalah keluarga, tetapi di hal. 93, ada bagian dimana Bastian sibuk membalas BBM dan SMS dari teman-temannya di Jakarta dan Alona, sesaat sebelum dia bertemu dengan seseorang. HEEK! -- jidat saya langsung berkerut. Gimana ceritanya, bisa ngga sinkron begini? Lain soal kalo ponsel Bastian itu lebih dari satu, jadi bisa jadi saya yang salah paham.

So, intinya, saya tidak menyalahkan penulis yang membuat cerita sepanjang ini, yang membuat saya kelelahan-ngos-ngosan membaca sampai akhir. Karena dibalik itu semua ada pihak-pihak yang seharusnya bisa memberi masukan kepada penulis, right? Apa yang sebaiknya di perbaiki, di tambahkan atau dihilangkan - dan beberapa hal lainnya, sebelum sebuah naskah ini sampai ke tangan pembaca seperti saya.

Well, cukuplah sekian, saya ngga ingin dianggap berlebihan dalam membuat review.
At least ada bagian yang membuat saya menyukai novel ini - meski itu hanya cover dan ilustrasi.nya ^_^

Good luck to Odet, ditunggu karya-karya lainnya ^_^
Semangat yaaahh..
Designed by FlexyCreatives