Review: Cooking With You


Judul : Cooking With You
Penulis : Yoana Dianika
Genre: Romance | Yummylit Series
Halaman : 350
Penerbit : Bentang Pustaka

Sinopsis:
.
Kalimatmu saat One Day cooking membuatku terkesiap. Menggaung di otak kecilku, bercokol di sana, dan membungkam bibirku. Ada sesuatu yang membuatku ingin menangis saat itu, tentang kenangan lama, yang tidak akan pernah terlupa. Jadi, kalau saat ini aku berharap, apakah salah? Apakah sekarang semua sudah terlambat? Termasuk dalam memahami perasaanku sendiri. Karena yang kuinginkan hanya satu. Tidak hanya satu hari, tapi memasak bersamamu seumur hidupku.
Review:
Terkadang, ketidaktahuan terhadap sesuatu memang bisa menyelamatkan diri dan perasaan dari rasa kecewa dan prasangka buruk. (hal. 28)

Fokus novel ini sebenarnya lebih banyak bercerita tentang Zuri dan Errol, mengenai perasaan keduanya dan perjuangan yang harus dilewati mereka untuk mencapai akhir kata - bahagia.

Zuri adalah anak pemilik resort di Pantai Nembrala, NTT (pernah dengar? saya pun baru ini mendengar ada pantai bernama Nembrala di Indonesia). Sehari-harinya Zuri membantu pekerjaan di resort milik ayahnya ketika sedang ramai, Zuri juga pandai memasak, karena memang dia mewarisi keahlian Ibunya yang sudah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Sedangkan Errol, bisa dibilang dia adalah turis yang kebetulan saja sedang berlibur di Nembrala untuk mengikuti event Surfing International, pertemuannya dengan Zuri tidak disengaja, begitu juga kedekatan yang terjalin kemudian diantara keduanya. Errol yang juga ternyata jago memasak mampu mencuri hati Zuri, apalagi Errol bukanlah pria yang tidak menarik. Dia sangat menarik. Seiring berjalannya waktu, identitas Errol pelan-pelan terbuka, sayangnya tidak semua kebenaran mengenai Errol bisa diterima dengan baik oleh Zuri, dia memilih kabur dan menjauh tanpa penjelasan. Cemen ya? *itu yang ada dipikiran saya kala itu*

Kepergian Zuri dan pertemuannya kembali dengan Errol tidak lantas membuat masalah diantara keduanya membaik, karena tiba-tiba saja kehadiran seseorang dimasa lalu Errol, Yukari, membuat Zuri terluka untuk kedua-kalinya dengan orang yang sama.

Selain cover yang menarik, novel ini banyak sekali bertebaran jenis-jenis makanan yang akan membuat kita ngiler (atau tidak) seperti Charlotte Pudding, Creme Bruele, Eclair, dan seterusnya. Penulis juga menyisipkan beberapa resep di akhir halaman, bagi yang ingin mencoba resep favorit Zuri - Errol, sambil menikmati novelnya, rasanya perlu dicoba tuh.

Jujur saja, saya tertarik membaca novel ini karena covernya, judul dan tema ceritanya (culinary romance) - bahkan saya sengaja melewati bagian sinopsisnya karena yakin ini pasti bacaan menarik, selama ini culinary romance adalah bacaan favorit saya. Sebut saja Seri Chocolate Thief.nya Laura Florand.

So, here I am. Saya kecewa dengan ceritanya, dengan karakternya, hampir semuanya. Ceritanya terlalu klise dan karakter di novel ini, terlalu banyak - serius! Yogi, Cassandra, Ratri, Ashran, you name it. Peran mereka hampir gak ada atau gak mempengaruhi cerita jikalau dihilangkan. Dan yang paling bikin pening adalah, munculnya kata "prominent" dan "mashimaro" berulang-ulang *seperti kaset rusak*. Sesaat saya merasa penulis ini menganggap pembacanya adalah orang dungu yang perlu diingatkan berkali-kali tentang mata si Zuri ini, dan meskipun kata prominent ini sering sekali muncul, gak ada tuh catatan kaki atau penjelasan mengenai arti sebenarnya. Ganggu banget seriusan.

Belum lagi kehadiran Yukari yang lagi-lagi kurang greget - dia memang lebih cocok sebagai tokoh pendukung atau figuran, tapi lagi-lagi penulis kurang memberinya porsi yang cukup jika menempatkan dia sebagai orang ketiga di kehidupan Zuri dan Errol. Failed. Tidak hanya Yukari, munculnya nama Ibu Zuri yang tiba-tiba menjelang akhir cerita, itupun diceritakan tidak sampai 2 halaman bolak-balik. OMG. Penulis ini bener-bener pemborosan tokoh yaa.

Saya gak tahu ya bagaimana dengan pembaca lainnya, tapi klo untuk saya pribadi yang sudah terbiasa membaca novel bergenre ini (culinary romance atau yummy lit) - Cooking with You jelas bukan selera saya. Thanks to covernya yang cantik, saya jadi bisa membaca karya Yoana Dianika.

Posting Komentar

Designed by FlexyCreatives