5 Tips untuk Bookstagram Pemula


Sekarang ini, komunitas pecinta buku tidak hanya seputar Blog dan Vlog ~ bahkan Instagram juga sudah mulai dipenuhi oleh mereka yang menyebut dirinya #bookstagrammer ~ bahkan siapapun yang melihat feed mereka (apalagi para #bookstagrammer luar negeri) pasti langsung ileran ~ indikasi wajar sih sebenernya ~ mengingat deretan foto yang ada di halaman mereka hampir semuanya so aesthetic (aku sedang menghindari menyebut kata instagrammable ~ karena maknanya kurang ngena).

Nah, klo kamu kebetulan aja, seorang pelahap/pecinta/penggila buku dan punya hobi fotografi terselubung, gak ada salahnya lho menunjukkan ke komunitas kamu, buku-buku koleksimu ~ daripada mubazir (yang cuma berdiam diri di rak dan hanya kamu seorang yang mengagumi mereka, ya kan?)

So, whats your must do as a new bookstagrammer, ini dia tips dari aku: (feel free to add more)

Foto

Karena kita menggunakan media Instagram ~ tentu aja fokusnya adalah pada foto, kedua baru captionnya. So, yes! The great picture is a MUST ~ bahkan meskipun kamu hanya memasang foto tanpa caption kamu masih bisa mendapatkan likes dan klo beruntung some comments (itu klo foto kamu memang menarik perhatian) #ugh

Tapi terkadang beberapa orang yang tidak peduli mengenai hal ini ~ yang mereka pikirkan adalah saya harus memposting sesuatu atau aku akan kehilangan follower, atau alasan lainnya. Jadi ya, asal jepret deh. Hasilnya, foto burem, pencahayaannya kurang, intinya gak menarik sama sekali lah (meski objeknya cukup menarik). Itu beneran bikin langsung ilfil ~ bawaannya udah males mau baca caption, apalagi scroll feednya.

So, bukan artinya kalian harus punya kamera mahal kelas DSLR gitu ~ tapi mengetahui basic fotografi itu gak dosa kok. Jangan memaksakan diri harus upload sesuatu ke instagram kalian ~ tapi foto yang di upload kualitasnya masih kurang.

Tema
Ini sih gak wajib ya ~ tapi banyak bookstagram yang memakai tema tertentu disetiap foto mereka, tapi kalau aku sih prefer beberapa tema biar tidak monoton. Tema lain yang umum digunakan oleh para bookstagrammers antara lain, tema perjalanan, bunga, pakaian yang terinspirasi buku, warna tertentu dan pelangi. Kalo aku lebih suka tema minimalis ~ dengan gak terlalu banyak props (red: properti) dengan warna yang terang (tidak gelap) ~ I dont like dark picture, terlalu banyak bayangan dan kurang pencahayaan, sejenis itu, not my fave one ~ I am not Dark Eater by the way *lol*

Jangan terobsesi dengan jumlah follower

Untuk bookstagram pemula ~ ngomongin follower itu nggak banget deh, ahahaha ~ yah get real aja lah kawans, masa foto baru belasan kalian udah mikirin pengikut sih? Kalau page kalian menarik, follower itu bakalan datang dengan sendirinya, serius deh.

Hashtag

Nah, ini dia nih yang membawa peran penting untuk nambah jumlah follower ~ penggunaan hashtag! Gunakan hashtag yang umumnya digunakan oleh para senior bookstagram di setiap postingan mereka ~ karena banyak orang yang mencari sesuatu berdasarkan hashtag. Aku biasanya menyimpan daftar hashtag di memo HP, jadi tinggal copas klo mau pakai ~ beberapa bookstagram meletakkan hashtag mereka di kolom komentar ~ why? biar sedap dipandang aja kolom caption, jadi hanya info yang penting aja yang ditampilkan di caption.

Beberapa orang ada yang suka meletakkan hashtag bersamaan dengan caption, kadang jumlah hashtag yang dipakai banyak banget ~ kesannya kok jorok ya kalo aku ~ sometimes panjang hashtag.nya bisa melebihi panjang kalimat di caption *lol*

Challenge

Satu lagi cara untuk mendapatkan follower, ikut monthly challenge yang diadakan bookstagrammer lainnya ~ selain itu, jangan lupa untuk like atau komen di akun yang kalian follow ~ hey?! siapa yang gak suka likes dan komen?

Last words! Jadi diri sendiri ~ tapi kenali juga sekitarmu, jangan harap kalian bisa mendapatkan banyak likes atau follower kalau kalian tetap mempertahankan jati diri sendiri dengan foto-foto yang burem dan gak menarik sama sekali.

That's all ~ keep reading and have a nice weekend ๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–

Posting Komentar

Designed by FlexyCreatives